Sebelumnya, maaf jika tulisan saya terkesan alay atau terlalu berlebihan. Sesungguhnya, saya hanya ingin mengungkapkan dan menyatakan apa yang saya rasakan. Semoga, teman-teman yang membaca mengerti dan memahaminya. Sejujurnya, tulisan ini sengaja dibuat "agak alay", agar teman-teman yang membaca lebih enjoy dan terhibur ketika membacanya.
.......
Baiklah, jika kemarin-kemarin tulisan saya agak rigrid, maka
sekarang akan saya tulis lebih luwes dan flkesibel. Soalnya, tulisan ini lebih
mengarah ke curhat. Otomatis, penyampaiannya harus lebih santai. Loh, berarti
kemarin nggak santai ya?? Oke. Abaikan. Nah, bisa kebayang nggak, ketika
teman curhat dengan ekspresi yang kaku dan agak serius? Pasti membosankan
mendengar cerita darinya. Lol
........
Semuanya berawal dari “cie cie” teman-teman.
“Cie, Ai lagi galau”.
“Cie, Ai lagi nunggu seseorang ni ceritanya”.
“Cie, Ai lagi jatuh cinta”.
“Cie, Ai lagi bla bla”.
Masih banyak “cie cie” lainnya.
Nah, tahukah teman-teman, kenapa “cie cie” ini muncul?
Semenjak negara “status” dari sosmed mulai muncul, kalimat “cie” tersebut mulai menyerang. -__-, seperti facebook, BBM, WA, Line (Ane hanya menggunakan mereka berempat, karena kurang suka dan kurang paham menggunakan sosmed lain, maybe twitter-> kagak ngerti makenya, instragram-> kagak hobi foto-foto). Ya, bagi ane mah cukup mereka berempat yang menemani hari-hari ane. Hehe
Sebenarnya ane kagak ahli dalam menulis. Adakalanya, semua tulisan yang ane post karena iseng-iseng. Iseng-iseng untuk mengisi waktu luang. Iseng-iseng untuk ngasih kode (eeh, sama siapa?), Iseng-iseng karena dulu pernah mengalaminya. Atau iseng-iseng karena ane memang lagi galau? (Tidak -A- , ane udah insaf). Yah, berawal dari iseng-iseng malah keterusan sampai sekarang.
Ane akui bahwa tulisan yang sering ane post berupa kalimat-kalimat yang mungkin banyak “sedihnya” (Dulu karena memang galau tingkat akut hehe, sekarang insyaAllah kagak lagi semenjak ane dekat dengaNya hehe). Tapi, teman-teman malah menduga bahwa ane sedang merasakan apa yang tertuang dalam tulisan tersebut. huhuhu Segalau itukah ane dimatamu, wahai teman-teman tersayang?
Masa ane galau tiap hari? Tega bener orang yang bikin ane galau tiap hari. Kagak kasihan ya ama hati ane yang selalu teriris karenanya (Abaikan). Setiap mendapat komen mengenai “cie cie bla”, ane mulai malas ngepost sesuatu. Sebab, ane yakin mereka bakal mengira kalau ane lagi “ini”, “itu”, “cie bla”. Maka dari itu, ane mau klarifikasi semuanya sebelum terlambat?
“Cie, Ai lagi galau”. <- Galau karena apa, sayang? Galau karena siapa, sayang? Sementara ane kagak punya “..”
“Cie, Ai lagi jatuh cinta.” < -Jatuh cinta sama siapa, sayang? Ane lebih memilih bangun cinta daripada jatuh cinta, karena kalau jatuh pasti sakit. T-T
“Cie, Ai lagi menunggu seseorang”. <-Haduuuh, menunggu
siapa ya? Masih lama, masih belum jelas, dan masih harus menyelesaikan
kewajiban-kewajibannya lainnya. Soal menunggu mah masih jauh. Walau
mungkin dalam hati, mengharapkan “sesuatu” dari Allah SWT. ^_^
Wahai teman yang dicintai dan disayangi. Sebenarnya, ane mendapatkan inspirasi sebuah tulisan ketika ane menyaksikan suatu fenomena, melihat suatu kejadian, mendengar sebuah cerita, membaca sebuah cerita/berita, dan terakhir merasakan sesuatu. Nah, tulisan yang sekarang ane post karena merasakan sesuatu. Sesuatu yang harus diungkapkan secara jelas, tepat dan benar. Hehe
Ane merasa kalau posisi ane sebagai pengamat, seseorang yang mereview kejadian/cerita, atau malah seorang pendongeng? Yah, apapun itu, ane ngepost karena ingin teman-teman merasakannya, karena ingin teman-teman tidak mengalaminya jika ada hal buruk yang ane ceritakan, atau karena berharap dapat mempengaruhi teman-teman jika ada hal positif yang ane sampaikan.
Terkadang, ada beberapa tulisan yang memang ane alami sendiri. Namun, bukan
ada maksud untuk “bergalau”, melainkan untuk berbagi kisah sekaligus memberikan
motivasi serta meringankan kesedihan yang ane alami. Semoga teman-teman selalu positif
thinking atas semua tulisan ane ya. Apalagi sekarang kita berada dalam bulan ramadhan. Semoga semakin mempertebal iman dan kesabaran ane dalam menghadapi kata "cie cie".
Please, jangan katakan ane galau lagi. T-T
#Daiwriting#RWC13
No comments:
Post a Comment